Tidak Pelit Ilmu, Nissan Berbagi Teknik Perakitan Mesin


20160323-Generasi Baru 'Godzilla' Nissan GT-R Tampil di New York Auto Show-New York



Nissan Motor Co melisensikan Nissan Machining Roughening Process (NMRP), teknologi baru untuk membuat mesin mobil, ke produsen Gebr. Heller Maschinenfabrik, asal Jerman. Heller akan jadi satu-satunya pihak yang diperbolehkan membuat mesin yang pakai teknologi baru ini.

Mengutip laman WebWire, dengan teknologi ini, pembuat mobil asal Jepang ini bisa membuat mesin secara massal "dengan baling-baling silinder hemat energi dengan lapisan semprotan besi pada tingkat kualitas yang konsisten."

Perlu dicatat, teknologi ini tidak hanya bisa dipakai Nissan. Ia juga bisa digunakan pihak lain, termasuk kompetitor langsung, sepanjang membayar biaya lisensi. Mereka beralasan ini demi kemajuan industri otomotif secara luas

"Daripada membatasi penggunaan teknologi kami seperti NMRP ini hanya untuk kami sendiri, Nissan lebih memilih berkontribusi terhadap kemajuan industri dengan membuat mereka tersedia secara luas," terang Catherine Perez, corporate vice-president of corporate strategy, partnerships and business development Nissan.

Salah satu kelebihan dari teknologi ini adalah ia secara signifikan mengurangi penggunaan energi. Dengan teknik mirror bore coating, lapisan permukaan dalam mesin disemprot baja cair rendah karbon, teknik yang sebelumnya sulit dilakukan dengan kualitas yang konsisten. Sebelumnya teknik ini hanya dipakai pada sebagian kecil mesin high-end.

Produksi massal ini memerlukan teknologi penyemprotan termal yang canggih serta teknologi yang bisa memastikan lapisan karbon tetap terikat pada permukaan dalam silinder meski terjadi ledakan dan kompresi yang konstan.

Teknologi penyemprotan inilah yang berhasil mereka realisasikan. Tentu, dengan harga yang lebih terjangkau dibanding pakai teknologi lama.
Previous
Next Post »