hatchback dari nissan





Nissan Motor Co. memperkenalkan dua mini hatchback terbaru yang diluncurkan di tempat berbeda pada Kamis (29/9/2016). Pada hari khusus pers di Paris Motor Show 2016, Nissan memperkenalkan Micra Gen5, sementara di India mereka meluncurkan sedan edisi terbatas, Datsun redi-Go Sport.

Micra, yang di Indonesia dikenal dengan nama March, terbaru ini menyasar pasar Eropa. Oleh karena itu, untuk pertama kalinya dalam 33 tahun, Nissan beraliansi dengan Renault SA untuk memproduksi mobil ini di sebuah pabrik di Flins, Prancis.

Model baru ini "menunjukkan niat kami untuk berkompetisi di kelas atas pasar (subcompact) Eropa," kata CEO Nissan Carlos Ghosn, yang juga mengepalai Renault, seperti dikutip Reuters, Kamis (29/9).

Niat tersebut ditunjukkan dengan melakukan perubahan desain yang cukup radikal pada Gen5 yang membuatnya jauh berbeda dibandingkan Micra versi sebelumnya.

Nissan tampaknya mengincar untuk bersaing melawan pemimpin pasar kelas hatchbackmini di Eropa, Ford Fiesta dan Volkswagen Polo, bahkan dengan Clio sendiri.

"Micra ini diciptakan untuk menjadi flagship," kata manajer produk Laurent Marion. "Nissan telah meluncurkan beberapa mobil progresif - contohnya Juke, Note dan Qashqai- tetapi sekarang saatnya untuk membuktikan kami bisa mendapat hasil bagus di sektor terberat ini."

Sedan subcompact saat ini masih menjadi mobil terlaris di Eropa. Menurut data Left-lane.com (15/8), angka penjualannya pada paruh pertama 2016 mencapai lebih dari 1,4 juta unit, naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan Micra sendiri pada paruh pertama 2016 mencapai 31.219 unit, menempati peringkat ke-14 di kelasnya.

Mobil yang mencapai angka penjualan sekitar 7 juta unit di seluruh dunia itu memang kurang laris di Eropa. Menurut laman Car penyebabnya adalah bentuknya yang kurang menarik, teknologi kurang canggih, dan desain yang membosankan.

Nissan tampaknya mendengar kritikan itu dan menampilkan Micra Gen5 yang tampak lebih modern, gayanya dinamis, dan menggunakan beberapa fitur yang sama dengan Renault Clio terbaru (Micra dan Clio dirakit di pabrik yang sama).

Desain eksterior model terbaru ini nyaris serupa dengan Nissan Sway Concept yang diperkenalkan dalam ajang Geneva International Motor Show 2014 (foto bawah).




Bodi Micra Gen5 tampak lebih lebar, rendah, dan panjang dibandingkan versi lama. Lampu depannya yang tajam dengan kisi depan berbentuk V membuatnya langsung menarik perhatian.

Secara keseluruhan bentuknya sangat aerodinamis dan Nissan, menurut AutoExpress, mengklaim keofisien hambatan anginnya hanya 0,29 Cd.

Micra terbaru ini juga menggunakan fitur canggih seperti Pedestrian Detection --produk Nissan pertama di Eropa yang menggunakannya-- yang membuat mobil melakukan pengereman secara otomatis jika mendeteksi ada pejalan kaki di depan.

Nissan menyediakan dua pilihan mesin untuk peminat Micra, yaitu mesin diesel 1,5 liter dan mesin bensin turbo 900cc tiga silinder. Kedua mesin menghasilkan tenaga yang sama, 90 hp. Perbedaannya ada pada angka torsi maksimal, 140 Nm untuk mesin bensin dan 220 Nm untuk mesin diesel.

Mereka juga tengah menyiapkan mesin bensin naturally aspirated 1 liter non-turbo berkekuatan 73 hp dengan torsi maksimal 95 Nm.

Semua versi mesin itu menggunakan transmisi manual 5-percepatan, namun media-media otomotif Eropa menyatakan ada kemungkinan Nissan bakal menyediakan versi bertransmisi otomatis CVT.

Autocar mengabarkan Nissan belum mau mengungkap harga mobil yang akan diproduksi mulai Desember 2016 dan dijual pada Maret 2017 ini. Namun mereka menyebutkan ingin "bersaing keras" dengan VW Polo yang saat ini dibanderol GBP11.500 (Rp194 juta).

Untuk wilayah AMEI (Asia, Timur Tengah, dan India) generasi baru Micra ini dikabarkan akan memiliki model yang sedikit berbeda dan diproduksi di fasilitas kerja kongsi Prancis-Jepang, di Oragadam, dekat Chennai, India.

Belum ada prediksi harga pada mobil baru ini di Asia, namun sebagai perbandingan, di Indonesia Nissan March dibanderol mulai Rp171 juta.
Previous
Next Post »